Who Is HATERS??

Sejauh apa, sih, kamu mengenal mereka?
Memang bagi kamu, mereka itu siapa?

Haters adalah orang-orang yang berkelompok atau secara individual membenci sesamanya. Haters biasanya akan berjuang sedaya upaya untuk membuat orang yang dibencinya itu makin dimusuhi orang lain. Memang, jadi orang yang dibenci itu nggak enak. Tapi MENJADI HATERS lebih nggak enak. Kenapa?
   Kalau kata Radio Mustang Double Eight, jadi Haters itu menghabiskan banyak waktu kita buat mikirin dan sibuk ngebenci orang itu (anggap aja si A). Terus, semakin kita membenci orang itu, semakin kita berusaha keras buat bikin dia jatuh di depan kita. Padahal, tahu nggak, sih, benci itu sama aja seperti pepatah yang bunyinya "Sirik Tanda Tak Mampu". Bukannya kita di posisi dibenci mengolok-olok si haters, tapi justru yang kita inginkan adalah, haters itu berhenti terus memperhatikan kita dan menjelek-jelekkan kita, walaupun kita juga nggak terlalu care sama omongan mereka yang wasting time.
    Seorang haters sebenarnya adalah mereka yang nggak bisa menerima diri kita atau diri orang lain dalam hidupnya, baik dari sisi kebaikan maupun kekurangan kita. Semua orang toh diciptakan pasti punya kekurangan masing-masing, kan? Tapi haters memilih bertindak untuk menyembunyikan kekurangan mereka dengan membenci orang lain. Padahal, mana ada, sih, orang yang mau dibenci (meski orang itu juga nggak peduli amat)?
    Haters sebaiknya harus lebih bisa mengerti orang lain, dan terima mereka apa adanya. Karena tiap orang itu diciptakan dengan kebaikan dan kekurangan tersendiri yang menjadikan dia sempurna dan unik. Nggak setiap kali para haters harus punya teman yang sederajat atau yang se-"ras" mereka. Karena haters itu akan cenderung membawa ke sifat keras kepala dan egois yang tinggi.
    Buat para haters, ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui sebagai akibat dari "perbuatan" kalian :
  1. Orang yang kalian benci--baik dia peduli atau tidak--akan mengalami stres karena merasa TIDAK DITERIMA
  2. Orang di sekeliling kalian akan cenderung bimbang bagaimana menghadapi kalian dan si orang yang dibenci itu
  3. Orang yang kalian benci akan jadi minder dan acuh tak acuh sama sekelilingnya. Otomatis bakal berdampak juga ke kalian pada akhirnya.
  4. Orang yang kalian benci akan menghabiskan banyak waktu kalian karena kalian sibuk memikirkan betapa bencinya kalian padanya
  5. Orang yang dibenci itu akan menjadi sakit hati karena kalian.
    Lalu ada alasan kenapa kalian harus BERHENTI DAN BERUSAHA UNTUK TIDAK MENJADI SEORANG HATERS :
  1. Semua orang itu berbeda, dan kalian DILARANG untuk menjadikan si sasaran seperti apa yang kalian mau.
  2. Semakin kalian memaksa mereka jadi sama dengan kalian--baik secara halus ataupun melalui perilaku daily--semakin si sasaran merasa terpuruk karenanya
  3. Setiap manusia itu diciptakan untuk saling melengkapi. Bukan untuk saling menjatuhkan satu sama lain
  4. Kalau kalian nggak mau dibenci sama orang yang lebih "senior" dalam hidup kalian, maka janganlah kalian jadi haters
  5. Hukum karma itu masih berlaku, lho, teman. Jangan lupa hal itu, dan
  6. Alam menyaksikan hidup dan perilaku tiap manusia, dan apa yang baik atau apa yang buruk akan kembali kepada orang itu sendiri (mata manusia itu nggak sepenuhnya melihat, lho, teman).
    Jadi, mulai sekarang, berhentilah menjadi seorang haters yang AKAN SANGAT BISA MENGHANCURKAN REPUTASI maupun CITRA seseorang. Kalian sendiri nggak mau, kan, nama baik kalian tercemar atau dicemarkan orang lain? Karenanya, jadilah seorang yang terbuka dan mau menerima orang lain dalam hidup beserta dengan seluruh kebaikan dan kekurangan mereka.
    Last words, sayangilah orang lain seperti kalian sayang pada diri sendiri. Jadilah seorang pribadi yang sempurna dan "bersih" dari labelling. Karena cepat atau lambat, orang-orang akan tahu tentang segalanya kamu, mereka, kalian, dan saya (termasuk juga). Pepatah lama itu jangan dihiraukan, teman.
    Karena angin itu semilir berbisik.

Comments

Popular posts from this blog

Aku Tahu

Only Two

Still Same Wish